السلام عليكم ورحمةالله وبركاته. Selamat Tahun Baru - 1 Muharram 1431 H dan 1 Januari 2010 M, semoga tahun ini lebih baik dari tahun yang lalu

17 Desember 2009

Refleksi Akhir Tahun


Marilah kita bersama-sama merenung, hal apa saja yang telah kita lakukan selama setahun ini. Apa yang telah kita capai, yang belum tercapai, serta koreksi diri dalam setahun ini. Mengintrospeksi diri sendiri, melihat diri sendiri, berkaca pada diri sendiri, serta nggrayahi jitoke dhewe-dhewe. Renungkan banyaknya dosa kita pada Allah,dan kesalahan atau kekhilafan pada sesama manusia, setahun ini. Sudahkah kita meminta ampun pada Allah dan minta maaf pada sesama? Sudah rajinkah kita beribadah kepada-Nya? Apakah perilaku kita lebih baik dari orang yang kita hina? Bisa jadi, ia justru lebih baik dari kita.
Banyak hal yang telah kita alami setahun ini, suka maupun duka, pahit ataupun manis, menyenangkan maupun menyedihkan. Jangan hanya termenung meratapi nasib. Kegagalan adalah pintu menuju keberhasilan. Tidak ada orang sukses yang tak pernah gagal. Jadikan hal tersebut sebagai cambuk penyemangat diri kita. Cambuk untuk masa depan yang lebih baik. Lakukan hal yang berguna, dan bermanfaat untuk diri kita, orang tua, guru, agama, bangsa serta negara kita.
Marilah, pada momen akhir tahun ini, kita bersama-sama belajar dan koreksi dari masa lalu. Berupaya memperbaiki diri, membenahi diri, serta mempersiapkan diri, untuk menyongsong hari esok yang lebih baik. Jalan masih panjang, jangan menyerah dan jangan berputus asa! Dan di penghujung tahun ini, marilah kita bersama-sama berdoa, semoga tahun yang akan datang, akan lebih baik dari tahun yang sebelumnya... Amin.


بسم الله الرحمن الرحيم


اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِيْ ‘هذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ اَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَمِلْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُْوبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ اِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ . اللَّهُمَّ اِنِّيْ اَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلِىْ وَمَا عَلِمْتُهُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْ تَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَاسْئَلُكَ اللَّهُمَّ يَا كَرِيْمُ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلاِكُرَامِ . اَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّيْ وَلاَ تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ . وَ صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ . وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Baca Selengkapnya.....

23 November 2009

Qurban, makna dan hakikatnya

Sebentar lagi kita akan menyambut Idul Adha, Hari Raya Qurban, Hari Raya Haji. Selama ini qurban identik dengan pembagian daging, bakar sate, masak gule, dll. Padahal makna qurban lebih dari itu.
Qurban secara bahasa berarti mendekatkan diri kepada Allah. Dengan melaksanakan qurban, berarti kita berusaha untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dengan menyisihkan sebagian rezeki yang Allah berikan untuk kita, kita telah berusaha untuk mensyukuri nikmat Allah yang ada pada kita.
Qurban juga memiliki makna sosial (hablun minan naas) selain makna religius (hablun minallah), yaitu menolong sesama manusia yang kurang mampu. Dengan adanya qurban, kita juga ikut membahagiakan saudara kita yang bahkan tidak bisa menikmati daging setiap bulan.
Qurban telah ada, bahkan dari zaman Nabi Adam. Kisah Habil dan Qabil yang sama-sama mengurbankan harta bendanya untuk Allah, hingga Nabi Ibrahim yang mengurbankan anaknya, Nabi Isma'il, yang menjadi awal disyariatkannya qurban. Qurban juga ada dalam Al-Qur'an. Pada surat Al-Kautsar ayat 2, Allah memerintahkan kita untuk berqurban. Hal inilah yang menjadi landasan disyari'atkannya qurban. Oleh sebab itu, mari kita memahami hakikat qurban dan maknanya, bukan hanya cuma sate gule saja...

Baca Selengkapnya.....

05 November 2009

Aksara Jawa diakui UNICODE


Kabar gembira untuk Indonesia! Pada tanggal 2 Oktober 2009 Aksara Jawa diakui oleh UNICODE, bawahan UNESCO yang menangani karakter-karakter daerah pada komputer. Aksara Jawa menjadi aksara kelima yang diakui UNICODE setelah Aksara Rejang, Sunda, Bali dan Batak.

Aksara Jawa diakui oleh UNICODE bersamaan dengan pengakuan Batik oleh UNESCO. Pengakuan Aksara Jawa tersebut diberikan setelah Ki Demang Sokowaten dari Yogyakarta pada 9 September 2007 silam mendaftarkannya ke Unicode. Kini, Aksara Jawa setara dengan aksara-aksara lain di dunia, seperti Arab, Yunani, Hiragana, Katakana dan lain sebagainya. Semoga hal ini bisa menjadi salah satu penyelamat budaya bangsa dari kepunahan atau "caplokan" negara lain.

Baca Selengkapnya.....

19 Mei 2009

Nasihat Imam Al-Ghozali


Suatu hari, Al-Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Al-Ghozali bertanya 6 hal pada mereka.

Pertama: “Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?” Kata Al-Ghozali. Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman dan kerabatnya. Al-Ghozali menjelaskan itu semua benar, namun yang paling dekat dengan kita adalah “Mati” (Al-Ankabut : 57). Sebab sudah janji Allah SWT bahwa tiap-tiap yang bernyawa pasti akan mati.

Kedua: “Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?” Murid-muridnya ada yang menjawab negara Cina, bulan, matahari, dan bintang-bintang. Lalu Al-Ghozali membenarkan semua jawaban itu, tapi yang paling benar adalah “Masa Lalu” (Al-‘Ashr). Bagaimana kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tak bisa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari yang akan datang dengan perbuatan yang baik.

Ketiga: “Apa yang paling besar di dunia ini?” Murid-muridnya ada yang menjawab gunung, bumi, dan matahari. Semua jawaban benar, kata Al-Ghozali. Namun yang paling benar adalah “Nafsu” (Al-A’raaf : 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.

Keempat: “Apa yang paling berat di dunia ini?” Ada yang menjawab baja, besi, dan gajah. Semua benar, kata Al-Ghozali, tapi yang paling berat adalah “Memegang Amanah” (Al-Ahzab : 72). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, senhingga banyak manusia yang masuk neraka karena ia tidak bisa memegang amanahnya.

Kelima: “Apa yang paling ringan di dunia ini?” Ada yang menjawab kapas, angin, debu dan daun-daunan. Semua itu benar, kata Al-Ghozali, tapi yang paling ringan adalah meninggalkan Sholat. Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan sholat, gara-gara meeting (rapat) kita tinggalkan sholat.

Keenam: “Apa yang paling tajam di dunia ini?” Murid-muridnya dengan serentak menjawab, pedang... Benar, kata Al-Ghozali, tapi yang paling tajam adalah “Lidah manusia”. Karena lidah, manusia dengan gampangnya menyakiti hati dan perasaan saudaranya sendiri.

(Sumber : Lembar Tausiyah Edisi 146 Th. 1429 H/2008 M, http://www.bmhmalang.com)


Baca Selengkapnya.....

07 April 2009

Ketika Nasi Menjadi Bubur...

Seorang pemuda sebentar lagi akan diwisuda, sebentar lagi dia akan Menjadi seorang sarjana, akhir dari jerih payahnya selama beberapa tahun di bangku pendidikan. Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuah showroom, dan saat itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobil sport, keluaran terbaru dari Ford. Selama beberapa bulan dia selalu membayangkan, nanti pada saat wisuda ayahnya pasti akan membelikan mobil itu kepadanya. Dia yakin, karena dia anak satu-satunya dan ayahnya sangat sayang padanya, sehingga dia yakin banget nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu. Dia pun berangan-angan mengendarai mobil itu, bersenang-senang dengan teman-temannya, bahkan semua mimpinya itu dia ceritakan keteman-temannya.

Saatnya pun tiba, siang itu, setelah wisuda, dia melangkah pasti ke ayahnya. Sang ayah tersenyum, dan dengan berlinang air mata karena terharu dia mengungkapkan betapa dia bangga akan anaknya, dan betapa dia mencintai anaknya itu. Lalu dia pun mengeluarkan sebuah bingkisan,… bukan sebuah kunci !Dengan hati yang hancur sang anak menerima bingkisan itu, dan dengan sangat kecewa dia membukanya. Dan dibalik kertas kado itu ia menemukan sebuah Alqur’an yang bersampulkan kulit asli,dikulit itu terukir indah namanya dengan tinta emas. Pemuda itu menjadi marah, dengan suara yang meninggi dia berteriak, “Yaahh… Ayah memang sangat mencintai saya, dengan semua uang ayah, ayah belikan Alqur’an ini untukku ? ” Lalu dia membanting Alquran itu dan lari meninggalkan ayahnya. Ayahnya tidak bisa berkata apa-apa, hatinya hancur, dia berdiri Mematung ditonton beribu pasang mata yang hadir saat itu.

Tahun demi tahun berlalu, sang anak telah menjadi seorang yang sukses,dengan bermodalkan otaknya yang cemerlang dia berhasil menjadi seorang yang terpandang. Dia mempunyai rumah yang besar dan mewah, dan dikelilingi istri yang cantik dan anak-anak yang cerdas. Sementara itu ayahnya semakin tua dan tinggal sendiri. Sejak hari wisuda itu, anaknya pergi meninggalkan dia dan tak pernah menghubungi dia. Dia berharap suatu saat dapat bertemu anaknya itu, hanya untuk meyakinkan dia betapa kasihnya pada anak itu.

Sang anak pun kadang rindu dan ingin bertemu dengan sang ayah, tapi mengingat apa yang terjadi pada hari wisudanya, dia menjadi sakit hati dan sangat mendendam.

Sampai suatu hari datang sebuah telegram dari kantor kejaksaan yang memberitakan bahwa ayahnya telah meninggal, dan sebelum ayahnya meninggal, dia mewariskan semua hartanya kepada anak satu-satunya itu. Sang anak disuruh menghadap Jaksa wilayah dan bersama-sama ke rumah ayahnya untuk mengurus semua harta peninggalannya. Saat melangkah masuk ke rumah itu, mendadak hatinya menjadi sangat sedih, mengingat semua kenangan semasa dia tinggal di situ.

Dia merasa sangat menyesal telah bersikap jelak terhadap ayahnya. Dengan bayangan-bayangan masa lalu yang menari-nari di matanya,dia menelusuri semua barang dirumah itu. Dan ketika dia membuka brankas ayahnya, dia menemukan Alquran itu, masih terbungkus dengan kertas yang sama beberapa tahun yang lalu.Dengan airmata berlinang, dia lalu memungut Alquran itu, dan mulai membuka halamannya. Di halaman pertama Alquran itu, dia membaca tulisan tangan ayahnya, ‘Ayah sangat mencintai dan bangga padamu nak..”

Selesai dia membaca tulisan itu, sesuatu jatuh dari bagian belakang Alquran itu. Dia memungutnya,….sebuah kunci mobil! Di gantungan kunci mobil itu tercetak nama dealer, sama dengan dealer mobil sport yang dulu dia idamkan ! Dia membuka halaman terakhir

Alquran itu,dan menemukan di situ terselip STNK dan surat-surat lainnya, namanya tercetak di situ. dan sebuah kwitansi pembelian mobil, tanggalnya tepat sehari sebelum hari wisuda itu.

Dia berlari menuju garasi, dan di sana dia menemukan sebuah mobil yang berlapiskan debu selama bertahun-tahun, meskipun mobil itu sudah sangat kotor karena tidak disentuh bertahun-tahun, dia masih mengenal jelas mobil itu, mobil sport yang dia dambakan bertahun-tahun lalu. Dengan buru-buru dia menghapus debu pada jendela mobil dan melongok ke dalam. bagian dalam mobil itu masih baru, plastik membungkus jok mobil dan setirnya, di atas dashboardnya ada sebuah foto, foto ayahnya, sedang tersenyum bangga.

Mendadak dia menjadi lemas, lalu terduduk di samping mobil itu, air matanya tidak terhentikan, mengalir terus mengiringi rasa menyesalnya yang tak mungkin diobati…….
(sumber : www.rozy.web.id)

Baca Selengkapnya.....

21 Februari 2009

Kuatkan Tekad Saudaraku...

Sempat melintas bisikan-bisikan syaitan di telinga dan meluncur ke otak laksana rudal patriot Amerika menghancurkan pabrik obat di Sudan. Ia berbisik mengatakan bahwa kamu adalah seorang pemuda biasa. Bisikannya mantap semantap rayuan iklan permen yang membius anak-anak sebagai konsumennya. Lalu berlanjut dengan menanyakan, "Tidakkah kamu ingin menjadi pemuda yang normal saja ?". Pertanyaan itu membuatku terhuyung-huyung, persis seperti saat seorang petinju dipukul telak lawannya. Keyakinanku agak mulai kendor dan akupun kemudian memastikan diri. Apakah saat ini aku tidak normal ?

Jadilah anak muda normal yang menikmati hidup dengan segala keindahan, terbuai angan dan hidup dibawah atap kesenangan dan kesantaian. Janganlah kamu terlalu berat dan susah. Hiduplah sebagai mana kamu anak normal. Punya pacar dan hidup dengan buaian cinta, cinta yang menikmatkan, mengisi hari-hari dengan luapan suka dan melupakan duka. Memenuhi keinginan dan tujuan untuk artis pujaan. Menghamba pada "Raja Serba Boleh" dan "Ratu Kebebasan". Bisikan syetan yang ini semakin kuat, akupun semakin lemah dan terhuyung-huyung layaknya dipukul kanan-kiri dengan jab, counter, upper cut dan sesekali mendapat tendangan maut.

Aku baru sadar kalau saat ini aku sedang tersudut, aku bagaikan tersungkur lemah di sudut ring dan tidak bisa berbuat apa-apa. Aku terbuai oleh rayuan syetan la'natullah. Kupandangi diriku yang sudah kuyu, lemah, kalah dan penuh dosa. Aku ingin reborn...

Kuputar kembali memoriku, aku reset kembali ingatanku dan saat itu kutemukan bisikan lain, bisikan seindah wajah cantik bidadari penghuni surga. Lantunan bisikan itu kunikmati dengan sangat peka dan perlahan aku coba menancapkannya dalam hatiku.

اَللهُ الَّذِىْ خَلَقَكُمْ مِّنْ ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ قُوَّةً ضَعْفًا وَ شَيْبَةً يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَ هُوَ الْعَلِيْمُ الْقَدِيْرُ

"Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa." (Ar-Ruum : 54) Seketika kulihat tangan kecilku bergerak mengepal mengikuti hitungan wasit dari satu dan seterusnya.

Kembali, bisikan itu kembali, kali ini terdengar semakin keras, hampir berteriak.

يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا اِنْ تَنْصُرُوا اللهَ يَنْصُرُكُمْ وَيُثَبِّتْ اَقْدَامَكُمْ

"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." (Muhammad : 7) Mataku terbelalak, kutatap tajam wajah syetan durjana, musuh besarku. Aku berkata pada diriku, Ya Allah, temani diriku, bantu aku mengalahkan musuhku dan musuh agama-Mu. Kembali aku berikrar, "Aku harus menang dan syetan harus mati, Sekarang !!!"

Spontan aku berkata padanya, "Wahai syetan durjana, ketahuilah, kami adalah generasi pejuang, lahir dari rahim para mujahidah unggulan. Kami tak mengklaim sebagai orang paling sholeh, tetapi kami juga tidak memilih kemaksiatan sebagai jalan hidup kami. Kami tidak 'gila' amanah atau tamak pada tugas dan kekuasaan, namun kami juga tidak akan memilih membuang-buang waktu untuk kesia-siaan. Kami ingin berharga dan dihargai, bukan di mata manusia tetapi di mata Allah Subhanahu Wata'ala."

"Kami bukan pecundang yang merengek menangis bahkan bunuh diri karena ditinggal pergi wanita, bagi kami, air mata ini biarlah mengalir sederas sungai untuk taqarrub, mendekatkan diri pada Allah Ta'ala, kami bukanlah pemuda yang tergila-gila dengan artis pujaan, bagi kami hanya satu idola kami, Muhammad 'Al-Amin' SAW. Kalau apa yang kau sebut pemuda tidak normal seperti apa yang telah kami sebutkan, biarlah sejarah mencatat kami sebagai pemuda yang tidak normal !"

Aku mulai maju dan maju, kuayunkan tanganku bertubi-tubi dan mendarat di pipi, mata, dagu serta pelipisnya. Ia tak bergeming, tetap diam di tempatnya. Aku tak putus asa, kulancarkan pukulanku ke ulu hatinya seraya berteriak "Allahu Akbar", dan setan durjana itu pun tersungkur tak berdaya, nafasnya tersengal-sengal menunggu ajal. Ya Allah, terima kasih. Hari ini aku telah memenangkan pertempuranku, dan aku yakin Engkau akan tetap menolongku...(Disarikan dari 38 Generasi Unggulan, Dr. Majdi Al-Hilali, Gema Insani Press)

Baca Selengkapnya.....

Tokoh-Tokoh Islam dalam Ilmu Pengetahuan

Pada zaman Nabi Muhammad, beliau sangat intens berdakwah dengan dua aspek, yaitu agama dan ilmu pengetahuan. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah saja, tetapi juga menjadi tempat menimba ilmu pada zaman Nabi bahkan hingga sekarang. Mulai abad keempat hijriyah telah dibangun ruang khusus untuk belajar yang menyatu dengan Masjid, juga dibangun tempat penampungan para pelajar semacam asrama, pesantren atau boarding school.

Tahun 245 H di kota Fez, Maroko dibangun masjid besar yang tak hanya menjadi tempat ibadah tetapi menjadi tempat menuntut ilmu yang dihadiri mahasiswa dari banyak negara. Tak hanya belajar Tafsir, Hadits dan Fiqih tetapi juga Matematika, Astronomi dan Geografi. Masjid tsb. akhirnya terkenal sebagai Universitas Qairawan, universitas pertama yang mengadakan studi ilmu dari berbagai bidang.

Catatan sejarah mengatakan sepuluh mahasiswa non muslim menjadi alumni universitas tersebut. Salah satunya Galbart, seorang Pastur yang akhirnya menjadi Paus Silvester II. Dialah orang yang pertama kali memasukkan angka Arab ke Eropa dan menerjemahkan setiap ilmu yang ditulis umat Islam. Dia juga yang mensponsori Amandemen Undang-Undang Romawi dan disesuaikan dengan Syari'at Islam. Puncak dari kemajuan Islam adalah pada masa Khalifah Harun Al-Rasyid dan putranya Al-Makmun. Pada masa itulah pertama kalinya berdiri Baitul Hikmah (Lembaga Ilmu Pengetahuan).

Itulah sekelumit sejarah peradaban Islam. Kita tentu ingin mengetahui siapakah orang-orang yang ahli tersebut. Mari kita lihat siapa sajakah mereka...

  1. Ibnu Sina

    Nama lengkap beliau adalah Abu Ali Al-Husaini ibn Abdullah bin Sina. Sarjana-sarjana Barat sangat mengenal beliau dan menyebutnya dengan Avicena. Ketika masih kecil beliau telah Hafal Al-Qur'an, menguasai ilmu grammar bahasa Arab (Nahwu – Shorof) serta mendalami ilmu Fiqih. Ia belajar ilmu Mantik pada seorang guru filsafat, bahkan gurunya terkejut karena kecerdasan beliau.

    Pada usia 17 tahun, beliau telah menguasai semua ilmu kedokteran melebihi siapapun. Karena itulah beliau akhirnya diangkat menjadi konsultan dokter yang praktik saat itu. Ibnu Sina terkenal sebagai Bapak Kedokteran Dunia. Bukunya yang terkenal yaitu Qanun Fit-Thiib (Dasar-Dasar Ilmu Kedokteran) yang menjadi rujukan utama saat itu.

  2. Ibnu Rusyd

    Nama aslinya adalah Abdul Wahid Muhammad bin Ahmad bin Rusyd. Di Barat beliau dikenal dengan nama Averus. Beliau belajar Matematika, Astronomi, Filsafat dan Kedokteran antara lain pada Ibnu Basykawal, Ibnu Massaroh dan Abu Ja'far Harun. Karyanya Al-Kulliyat telah diterjemahkan ke pelbagai bahasa. Karena kepandaiannya beliau diangkat sebagai dokter pribadi seorang Khalifah di Maroko.

  3. Ar-Razi

    Bernama lengkap Abu Bakar Muhammad ibn Zakaria Ar-Razi. Di dunia Barat beliau dukenal dengan nama Rhazes. Beliau terkenal sebagai dokter pertama dalam pengobatan ilmu jiwa, yaitu pengobatan yang dilakukan dengan memberi sugesti bagi penderita psikosomatis (gangguan emosi dan mental).

  4. Al-Khowarizmi

    Beliau adalah bapak Aljabar. Karyanya yang terkenal yaitu Kitab Al-Jabru wal Muqabbala. Dari buku ini kita mengenal ilmu Aljabar yang diajarkan di pelbagai sekolah di dunia termasuk di Indonesia. Beliau juga yang menemukan angka nol. Di Barat beliau dikenal dengan nama Alghorizm. Nama beliau diabadikan menjadi nama sebuah ilmu matematika yang disebut Algoritma.

  5. Jamsyid Giatsuddin Al-Kasyri

    Beliau hidup pada abad ke-17. Beliau adalah ulama' yang sangat pandai dalam hal agama dan ilmu pengetahuan. Beliau adalah seorang Professor dalam bidang Matematika dan Astronomi di Universitas Samarkand. Beliaulah peletak dasar aritmatika yang dilakukan atas dasar slide rule yang dianggap sebagai penemuan ilmiah paling penting dalam matematika pada abad kini. Buku karangannya yang terkenal yaitu Makhutu Miftahil Hisab.

  6. As-Simay

    As-Simay adalah seorang yang ahli dalam bidang Biologi. Salah satu buku hasil karya beliau yang terkenal adalah Kitabun Nabati was Syujjar. Buku ini mengupas masalah biologi, terutama bidang tumbuh-tumbuhan dan pepohonan.

  7. Ibnul Awwan

    Ibnu Awwan adalah seorang yang ahli dalam bidang pertanian. Bukunya yang terkenal yaitu Al-Fallah.

  8. Al-Jahiz

    Al-Jahiz adalah seorang yang ahli dalam bidang biologi, khususnya bidang ilmu hewan. Karyanya yang terkenal adalah Al-Hayawan.

  9. Sabit bin Qurrah Al-Hirany

    Beliau seorang yang ahli dalam bidang matematika. Karyanya yang terkenal antara lain Kitab Hisabul Ahillah dan Kitabul 'Adad.

  10. Ibnu Haitsam

    Beliau juga termasuk orang yang ahli dalam matematika. Kitab karangannya yang terkenal adalah Kitab Qaulun fi Halli Masalatil 'Adadiyah, Muqaddimah Dalilul Musaba, dan Ta'liqun fil Jabr.

  11. Abu Abdillah Al-Qazwani

    Dilahirkan pada abad ke-7 Hijriyah. Beliau adalah seorang ulama' yang ahli dalam bidang sejarah. Kitab yang dikarangnya, Asarul Bilad wa Akhbarul Bilad adalah kitab terbaik pada masanya.

  12. Abu Ar-Raihan Al-Bairuni

    Beliau telah menyusun Kitab Al-Atsar Al-Baqiah yang merupakan kitab pertama di dunia yang meneliti tentang sejarah, perbedaan bulan, tahun, penanggalan, sebab, dan cara mengistinbatkannya. Kitab lain yang terkenal adalah Tahqiqu lil Hindi min Ma'qulah Maqbulatun fi 'Aqli au Marzulah. dianggap sebagai kitab yang mengadakan studi tentang India secara lengkap. Di dalamnya dijelaskan sifat-sifat alamnya, tanahnya, cuacanya, adat penduduknya, pertumbuhannya dan asal-usulnya.

Merekalah diantara tokoh-tokoh Islam lain yang juga memberi sumbangsih besar bagi ilmu pengetahuan, dan nama mereka tercatat dalam tinta emas sejarah. Karena itu bersemangatlah dalam belajar dan bekerja untuk menghasilkan yang terbaik bagi nusa, bangsa dan agama. Firman Allah :

يَرْفَعِ اللهُ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا مِنْكُمْ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

"Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (Q.S. Al-Mujadilah : 11)

(Sumber : LKS Agama Islam kelas VIII)

Baca Selengkapnya.....